Langkah Baru Menuju Kebebasan: Empat Warga Binaan Lapas Perempuan Tenggarong Raih Hak Integrasi

    Langkah Baru Menuju Kebebasan: Empat Warga Binaan Lapas Perempuan Tenggarong Raih Hak Integrasi

    Tenggarong, 17 November 2025 — Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong kembali melaksanakan kegiatan layanan integrasi bagi warga binaan sebagai bagian dari pemenuhan hak-hak narapidana sesuai ketentuan perundang-undangan. Pada Senin, 17 November 2025, sebanyak tiga orang warga binaan resmi memperoleh Pembebasan Bersyarat (PB), sementara satu orang lainnya dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani Cuti Bersyarat (CB).

    Pelaksanaan program integrasi ini merupakan wujud komitmen Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong dalam mendukung reintegrasi sosial warga binaan. Sebelum memperoleh PB dan CB, warga binaan telah mengikuti rangkaian pembinaan kepribadian dan kemandirian, menunjukkan perilaku positif, serta memenuhi seluruh persyaratan administratif dan substantif.

    Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong menyampaikan bahwa pemberian hak integrasi adalah bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan perubahan perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana. Beliau berharap para penerima program PB dan CB dapat menjaga kepercayaan yang diberikan dan mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan masyarakat.

    Lebih dari itu, kegiatan pelayanan integrasi ini juga menjadi bagian nyata dukungan Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong terhadap 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya mengatasi permasalahan overcapacity dan overcrowding di lembaga pemasyarakatan. Pemberian hak integrasi berbasis pembinaan dan penilaian komprehensif merupakan solusi yang efektif dan menyeluruh untuk mengurangi jumlah penghuni, sekaligus memastikan bahwa warga binaan yang kembali ke masyarakat telah siap secara mental, sosial, dan perilaku.

    Dengan diberikannya PB kepada tiga warga binaan dan CB kepada satu warga binaan, diharapkan mereka dapat melanjutkan hidup dengan lebih produktif, bertanggung jawab, serta menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Program integrasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam lapas bukan hanya berorientasi pada pemidanaan, tetapi juga pada pemulihan, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial secara berkelanjutan.

    #lapas
    Alfian Hidayat

    Alfian Hidayat

    Artikel Sebelumnya

    Gerak Cepat Cegah Peredaran Barang Terlarang,...

    Artikel Berikutnya

    “Razia Humanis di Tengah Rintik Gerimis,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN
    Putusan Pengadilan Terhadap Mantan Ibu Negara Korsel Terkait Kasus Dugaan Korupsi Segera Dibacakan
    Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI, Said Abdullah: Publik Tak Perlu Khawatir
    Tim Penilai Gerakan Tanam Cabai Kunjungi Lapas Perempuan Tenggarong, Apresiasi Hasil Pembinaan Warga Binaan
    “Razia Humanis di Tengah Rintik Gerimis, Lapas Perempuan Tenggarong Perketat Pengawasan Tanpa Temuan”
    Gerak Cepat Cegah Peredaran Barang Terlarang, Razia Lapas Perempuan Tenggarong Berhasil Tanpa Temuan
    Jajaran Pemasyarakatan Tenggarong Gelar Bakti Sosial untuk Pekerja Merah Putih
    Lapas Perempuan Tenggarong Terima Bantuan Buku dari Perpusnas, Perkuat Budaya Literasi Warga Binaan
    Tim Penilai Gerakan Tanam Cabai Kunjungi Lapas Perempuan Tenggarong, Apresiasi Hasil Pembinaan Warga Binaan
    Kalapas Perempuan Tenggarong Riva Dilyanti Pimpin Jajaran Ikuti Donor Darah di Kanwil, Semarakkan Hari Bhakti Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1
    Razia Mendadak di Lapas Perempuan Tenggarong: Keamanan Jadi Prioritas Utama
    “Razia Humanis di Tengah Rintik Gerimis, Lapas Perempuan Tenggarong Perketat Pengawasan Tanpa Temuan”
    Langkah Baru Menuju Kebebasan: Empat Warga Binaan Lapas Perempuan Tenggarong Raih Hak Integrasi
    Lapas Perempuan Tenggarong: Razia Rutin Berantas Halinar, Hasil Nihil
    Razia Mendadak di Lapas Perempuan Tenggarong: Keamanan Jadi Prioritas Utama
    Semangat Hari Bhakti IMIPAS: Kalapas Riva Dilyanti dan Jajaran Bersihkan serta Perbaiki Langgar Syeh Abu Tolhah
    TASYAKURAN HARI BHAKTI KEMENIMIPAS KE-1, MOMENTUM SATUKAN LANGKAH TINGKATKAN SEMANGAT DAN PENGABDIAN UNTUK BANGSA
    Tim Penilai Gerakan Tanam Cabai Kunjungi Lapas Perempuan Tenggarong, Apresiasi Hasil Pembinaan Warga Binaan

    Ikuti Kami